Thursday, December 24, 2020

Melihat Sunset dari Pantai Pasir Putih Parbaba di Pulau Samosir

Pantai Pasir Putih Parbaba Samosir
Pantai Pasir Putih Parbaba

Tak terasa hari sudah beranjak sore. Kulihat sang raja siang itu sudah jauh tergelincir ke ufuk barat. Sebelum hari menjadi semakin senja, aku pun segera keluar dari Desa Tomok dan mengarahkan sepeda motorku ke arah barat Pulau Samosir melalui jalan utama Pulau Samosir yang menghubungkan setiap wilayah di Pulau Samosir.

Baca juga: Boneka Sigale-Gale di Pulau Samosir

Setelah sebelumnya aku cukup puas berwisata di Desa Tomok dengan mengunjungi beragam destinasi wisatanya seperti Pasar Tomok yang merupakan sentra oleh-oleh di Pulau Samosir, kemudian juga mengunjungi situs peninggalan megalithikum yaitu sarkofagus alias Makam Batu milik Raja Sidabutar, lalu melihat peninggalan budaya Batak di Museum Batak Tomok hingga melihat Boneka Sigale-Gale.

Untuk penutup perjalanan hari ini aku bertujuan untuk menyaksikan matahari terbenam dari salah satu pantai yang ada di Pulau Samosir, tepatnya di Pantai Pasir Putih Parbaba.

Alamat Pantai Pasir Putih Parbaba

Pantai Pasir Putih Parbaba terletak di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Pantai ini berada di sisi barat Pulau Samosir dan berjarak sekitar 40 menit perjalanan dari Desa Tomok.

Sebenarnya sepanjang perjalanan mata ini cukup dimanjakan ama pemandangan indah dari Pulau Samosir karena di sisi kanan jalan bisa terlihat hamparan luas dari Danau Toba dengan airnya yang kebiruan. Sedangkan di sisi satunya ada hamparan hijau persawahan, rumah-rumah masyarakat Batak Toba yang terlihat khas hingga perbukitan yang menjulang di sisi tengah pulau.

Tiket Masuk ke Pantai Pasir Putih Parbaba

Setelah 40 menit perjalanan, akhirnya aku tiba di kawasan Pantai Pasir Putih Parbaba. Aku kemudian memarkirkan motor di parkiran yang tersedia. Biaya parkirnya hanya Rp. 2000 aja permotor. Sedangkan tiket masuk ke Pantai Pasir Putih Parbaba ini ternyata gratis. Gratis cuy.

Pemandangan di Pantai Pasir Putih Parbaba

Sesuai ama namanya, Pantai Pasir Putih Parbaba ini punya dataran luas berupa pasir putih yang halus. Kemungkinan pasir ini merupakan sisa dari letusan Gunung Toba jutaan tahun silam. Di depan pantai ini langsung terhampar pemandangan Danau Toba yang begitu luas, airnya yang dingin terasa menyegarkan.

Sedangkan di seberang danau terlihat barisan pegunungan dari Pulau Sumatera yang seolah menjadi pagar pembatas dari Danau Toba. Lalu di sisi Barat Daya nampak Gunung Pusuk Buhit yang berdiri dengan gagahnya. Btw, Gunung Pusuk Buhit adalah sebuah gunung suci dan sakral bagi orang Batak. Karena dalam kepercayaan mereka, nenek moyang Bangsa Batak awalnya turun dari langit ke atas Gunung Pusuk Buhit ini. 

Pantai Pasir Putih Parbaba Samosir
Menghadap ke Danau Toba
Pantai Pasir Putih Parbaba Samosir
Hamparan pasir yang luas
Pantai Pasir Putih Parbaba Samosir
Gunung Pusuk Buhit

Fasilitas yang ada di Pantai Pasir Putih Parbaba

Sebagai salah satu destinasi yang cukup populer di Pulau Samosir, fasilitas yang ada di Pantai Pasir Putih Parbaba ini cukup lengkap. Selain lahan parkir yang luas, di sekitar pantai juga terdapat beberapa penginapan. Di pantai ini juga banyak wahana permainan air seperti banana boat, perahu dayung, sepeda bebek, spead boat hingga ban pelampung.

Sore itu pengunjung pantai Pantai Pasir Putih Parbaba ini cukup rame juga. Selain bermain wahana air, banyak juga yang bermain bola voli, menerbangkan drone, hingga yang duduk bersantai menanti tenggelamnya matahari. 

Pantai Pasir Putih Parbaba Samosir
Pengunjung bermain banana boat

Matahari terbenam di Pantai Pasir Putih Parbaba

Hanya beberapa menit setelah aku tiba di kawasan pantai, sunset yang kutunggu-tunggu akhirnya tiba juga. Perlahan sang penguasa siang itu semakin tenggelam di ufuk barat, di balik pegunungan Pulau Sumatera yang ada di seberang danau.

Cahaya senja perlahan memenuhi penjuru langit dengan warna jingganya yang khas. Sayangnya saat itu cuaca tak begitu cerah, sehingga warna senjanya terasa tak maksimal. Tapi itu pun udah cukup lah buatku.

Setelah matahari benar-benar menghilang, aku pun segera kembali dan langsung menuju Desa Tuktuk untuk menyewa penginapan agar esok bisa melanjutkan kembali petualangan di Bumi Samosir. 

Pantai Pasir Putih Parbaba Samosir
Senja di Pantai Pasir Putih Parbaba
Pantai Pasir Putih Parbaba Samosir
Menanti senja
Pantai Pasir Putih Parbaba Samosir
Backpacker ganteng dan unyu di Pantai Parbaba

To be continued...

22 comments:

  1. Pantai yang cantik namun sendu :) Cocok buat pasangan berbulan madu nih, sepi. Pantai Pasir Putih berasa milik berdua deh hihihihih :) HTM pantai biasanya selalu murah ya sama seperti di sini juga murce pisan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha... Boleh juga tuh idenya buat berbulan madu di sini.

      Tiket wisata di sekitaran Samosir emang murah-murah Mbak. Cuma ada beberapa yang kerasa mahal.

      Delete
  2. ga habis habis yah, Pulau Samosir ini terus membuat saya terkagum atas nilai wisatanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wisata di Samosir emang banget Mas dan banyak pula yang unik-unik.
      Kalo sehari dua hari nggak bakal cukup kalo liburan di sini.

      Delete
  3. Iya ya, barisan pegunungannya mirip pagar bukit. Indah sekali 😍
    Sungguh kalau Kak Rudi nggak bilang kalau ini danau, aku akan berpikir ini adalah laut wkwkwk
    Danau Toba memang benar-benar unik ya 😆

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kak Lia, cakep kan.
      Makanya ke sini atuh, biar bisa liat secara langsung keindahan dan keunikan Danau Toba.

      Delete
    2. Aku sih mau aja ke sana tapi kumpulin dananya dulu ya 🤣

      Delete
    3. Ahaha... Iya Kak, semoga bisa secepatnya ya.

      Delete
  4. Pantai secantik ini gratis ?😁👍
    Masih panjang nih kayaknya kisah eksplorasi Di sekeliling danau Toba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, cuma bayar parkir doang loh.

      Masih ada 1 hari lagi Mbak, tungguin ya. 😊

      Delete
  5. Pemandangannya bagus nih, cocok juga tuk foto prewedding..

    ReplyDelete
  6. Wah keren euy pemandangannya.. Luas pula pantainya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, salah satu pantai terluas di Pulau Samosir nih kalo dibandingin pantai-pantai lainnya.

      Delete
  7. foto yang paling bagus itu menanti senja, siluet ranting pohonnya kelihatan hidup sekali mas rud :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga paling suka ama foto itu sih Mbak.
      Nggak tau kemarin kenapa bisa kepikiran buat motret pohon itu.

      Delete
  8. Bagus bangett.. Pulau Samosir itu kan yng ditengah2 danau toba kan yah??
    Luas banget yah.. dan emank mirip pantai.. Apalagi masuknya gratis.. Suka banget sama yg gratisan...haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, pulau yang ada di tengah-tengah Danau Toba.

      Ahaha... Kalo gitu kita sama Mas, sama-sama suka yang gratisan.

      Delete
  9. Ceritamu ke Samosir ini kompliiiit sih mas. 2021 in aku plan ke Medan, dan pgn ke Samosir sebenernya. Blm pasti memang, tp udh ada dlm plan. Dan pgn banget bisa datangin tempat2 yg kamu tuju. Cm aku pgnny masuk ke smosir lwt rute tele yg lgs ke pulau , ga perlu nyebrang kapal jadinya. Katanya kan bgs bgt yaaa. Walo jauh memutar.

    Ga nyangka loh di Samosir ada pantai begini. Luar biasa memang danau Toba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tenang Mbak, ada rute daratnya kok.
      Ntar aku ceritain detailnya deh, soalnya pas pulang aku lewat jalur darat.

      Kalo Danau Toba emang nggak heran sih Mbak, padahal cuma satu danau doang, tapi punya banyak potensi.

      Delete
  10. kalo aku mampir ke pantai ini, udah pasti senengnya ga ketulungan, soalnya tempat asing, dimana mana kalau berkunjung ke tempat asing selalu membuat aku exited

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget tuh Mbak, jadi ada banyak tempat yang ingin diexplore saking exitednya.

      Delete

Terima kasih telah berkunjung, silahkan berkomentar dengan sopan :)