Monday, December 14, 2020

Pasar Tomok, Pusat Oleh-Oleh Khas di Pulau Samosir

Pasar Tomok, Oleh-oleh Khas Samosir
Pasar Tomok

Note: Perjalanan ini dilakukan sebelum musim hujan melanda

            Hati-hati saat traveling di musim hujan, terutama di wisata air.

Hai sahabat backpacker. Seperti yang kuceritakan sebelumnya, akhirnya setelah sekian lama, aku bisa juga nginjakin kaki di pulau Samosir, sebuah pulau besar yang berada di tengah-tengah danau Toba.

Baca juga: Menyeberangi Danau Toba dari Parapat ke Pulau Samosir

Setibanya di pelabuhan Tomok, perjalananku di pulau Samosir resmi dimulai dan aku pun segera menjelajahi berbagai objek wisata yang ada di desa Tomok ini. Namun sebelum itu, aku harus melewati Pasar Tomok dahulu.

Cari apa Bang?

Singgah sini Bang, murah-murah

Cari baju dek? Sini-sini, 35 ribu aja sabiji."

Dan masih banyak lagi kakak-kakak penjual yang menawarkan dagangannya kepadaku. Sebenarnya Pasar Tomok ini bukan tujuan utamaku sih. Soalnya ini masih hari pertama cuy, baru juga nyampe di pulau Samosir, masak langsung cari oleh-oleh. Tapi karena berbagai objek wisata ada di sekitar pasar ini, jadi mau nggak mau aku harus melewati pasar ini deh.

Pasar Tomok

Pasar Tomok adalah sebuah pasar tradisional yang menjual berbagai pernak-pernik dan oleh-oleh khas Batak Toba. Pasar ini terdiri atas ratusan kios yang memanjang di sepanjang jalan dan ada juga yang berderet ke bagian belakang. Kios-kiosnya juga memiliki arsitektur khas Batak Toba yang terlihat dari atap kiosnya. 

Pasar Tomok, Oleh-oleh Khas Samosir
Ada banyak kios-kios

Oleh-Oleh khas pulau Samosir

Di pasar Tomok ini terdapat beragam pernak-pernik dan oleh-oleh khas Batak Toba seperti kain ulos alias kain tenun tradisional khas Batak, ukiran kayu, miniatur rumah adat, hiasan dinding, tas, kalung, gelang, gantungan kunci hingga kaos bertuliskan Danau Toba dan Samosir serta masih banyak barang-barang lainnya.

Barang-barang ini dijual dengan harga yang terjangkau, bahkan di antara pasar oleh-oleh lain di sekitar Danau Toba, di pasar Tomok ini harganya lebih murah. Harganya pun masih boleh ditawar. 

Pasar Tomok, Oleh-oleh Khas Samosir
Banyak oleh-oleh khas Samosir

Alamat Pasar Tomok

Pasar Tomok berada di desa Tomok, kecamatan Simanindo, kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Pasar ini letaknya tak begitu jauh dari pelabuhan Tomok dan objek wisata lainnya yang ada di Tomok.

Berhubung tujuan utamaku bukan pasar ini, jadi aku sekedar lewat aja dan melanjutkan perjalanan menuju objek wisata selanjutnya, yaitu Makam Batu Raja Sidabutar.

To be continued...

29 comments:

  1. cocok banget yah buat yang cari oleh oleh khas batak toba. sayang banget kalo sampe terlewati

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, barangnya beragam, harganya pun terjangkau.

      Delete
    2. salfok sama rumahnya, rabung rumahnya sama semua dan terlihat rapi serta sederhana banget, jadi berkesan nih jika main kesana

      Delete
    3. Rabunhnya itu emang khas arsitektur Batak Toba, jadi seragam semua.

      Delete
    4. nah apalagi kalo harganya terjangkau, bisa bisa lupa waktu buat pilih barangnya haha

      Delete
    5. Ahaha... Nggak apa-apa Mas, mana tau mau ngeborong.

      Delete
  2. baju 35 ribu sebiji, wow, kalau di bangka harga segitu enggak mahal dan enggak murah juga mas, ayo di beli mas, katanya di san ada batik ulosnya juga ya mas, batik khasnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, dan kalo beli 3, bisa 100 ribu Mas.

      Bukan batik sih Mas, tapi kain tradisionalnya dan namanya kain ulos. Biasa juga dipake saat acara-acara adat.

      Delete
  3. Untuk ukuran pasar tradisional terlihat rapi dan bersih. Apakah bangunannya dibuat oleh Pemda Jd seragam atau memang sudah dari tradisi begitu Bg?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kurang tau sih apakah dibangun pemda atau udah tradisi, tapi bentuk bangunannya emang mengadopsi arsitektur khas Batak Toba, jadi seragam gitu.

      Delete
  4. Wah, bangunan pasar Tomok bisa seragam gitu ya, seperti rumah adat di daerah Toba.

    Memang kalo jalan jalan ke pasar apalagi tempat wisata pasti ditawari barang untuk oleh-oleh. Kalo duitnya ada sih niatnya beli buat kenangan pernah kesitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, emang dibuat seragam bangunannya, biar cakep.

      Iya Mas, sekarang tergantung kondisi uang di kantong lah.

      Delete
  5. Aku biasanya kalap dan ga bisa ngerem buat belanja kalau udah di pusat oleh2 kaya gini mas, secara pasti barangnya bagus2 dan unik, pengen bungkus semuanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha... Iya sih Mbak, soalnya banyak barang yang nggak bisa ditemuin di tempat lain.

      Delete
  6. kujadi ingat kata kawan, kalau abang maen ke Medan, kuantar abang hunting foto di pajak. sesaat aku diem ahhahahahahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha... Di sini kalo nyebut pajak, itu pasar.
      Sedangkan pasar itu artinya jalan besar. 🤣

      Delete
  7. Langsung kesengsem begitu aku lihat bentuk atap kiosnya dan kerapiannya ..., nah semestinya begini nih lokasi lain meniru mengaplikasikan bentuk bangunan ciri khas setempat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener tuh Mas, jadi terlihat rapi namun tetap ada ciri khasnya juga.

      Delete
    2. Kompak bener nih atap tiap toko / kios di pasar ini samaan ya hehehe :) Pemikiran kita sama nih, Mas Hino hahahaha :D

      Delete
  8. biarpun hari pertama sudah singgah belanja, yang penting hepi kan mas rudi sekalian nambah konten

    wah kalau bisa nyampai samosir dan berada di oasar tomok bisa bisa ku tergoda kain ulos atau tenunnya nih, btw atapnya masih khas tradisional ya cakep euy kebudayaan medan hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha... Iya sih Mbak, apalagi barangnya juga terjangkau.

      Kain ulosnya bagus-bagus loh Mbak, apalagi masih dibuat secara tradisional.

      Delete
  9. Naah uniknya pasar ini dari ciri bangunannya yang berbentuk rumah khas Sumatra Utara.😊😊

    Dan oleh2nya tentu khas sumatra utara juga yaa mas. Dari mulai kain pakaian dll.😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, jadi punya ciri khas tersendiri dan tetap mempertahankan budaya setempat.

      Iya Mas, banyak oleh-oleh khas Batak Toba yang nggak ditemukan ditempat lain.

      Delete
  10. Eh aku baru inget, bukannya ada jalan darat yaaa utk menuju Samosir mas? Ga harus lewat Ferry maksudnya. Perasaan ada temen yg bilang gitu.

    Kalo memang ada jl darat, aku prefer dr sana ajaaaa hahahahha. Takuuut naik kapal

    Aku lupa blaaas pasar Tomok ini. Sempet datangin, tapi kayaknya aku keasikan pacaran pas kesana jd lupa hahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, ada jalan darat kok melalui jembatan di daerah Pangururan.
      Tapi jembatan ini ada di sisi lain pulau Samosir.

      Ahahaha... Kalo pacaran emang bisa bikin lupa ama sekitar.

      Delete
  11. Ih, aku takut lihat Sigale Gale :( Serem amat ya item gitu pekat dan tinggi. Itu museumnya juga terlihat sepi. Kalau weekend apa banyak pengunjungnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang bentuknya kayak gitu sih Mbak, jadi keliatan serem.
      Apalagi sejarahnya juga berhubungan ama roh-roh gitu. 😱

      Kalo museum emang rata-rata sepi sih Mbak, mau weekend maupun hari biasa tetap aja sepi.

      Delete
  12. Waktu kecil dulu saya sering lihat orang pakai baju barong yang ada tulisan Lake Toba-nya. Mungkin dari pusat oleh-oleh ini asalnya. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi sih Mas.
      Soalnya di sini banyak yang jual dan harganya murah-murah loh.

      Delete

Terima kasih telah berkunjung, silahkan berkomentar dengan sopan :)