Sunday, April 5, 2020

Kolam Tao Delapan Putri, Goa Perak dan Goa Emas

Hai sahabat backpacker...

Setelah sebelumnya aku dan Dina menikmati cakepnya alam di Danau Linting. Kami kemudian berjalan untuk mengelilingi danau kecil tersebut. Saat itulah mata ini tak sengaja melihat plang yang menarik mata dan bertuliskan Goa Perak dan Goa Emas. Segera saja aku mengikuti arah plang tersebut.

Tak begitu jauh berjalan, paling hanya sekitar 20 meter doang, kami berdua pun tiba di depan gerbang dengan banner yang bertuliskan “Selamat datang di Goa Tao Delapan Putri.” Di sana udah menunggu seorang bapak-bapak yang menjadi juru kunci sekaligus pemandu untuk masuk ke dalam goa.
Selamat datang
Kolam Tao Delapan Putri

Sebelum memasuki goa, si bapak menceritakan sedikit sejarah dari Goa Tao Delapan Putri ini. Kata beliau, awalnya di sini hanyalah kebun sawit biasa. Suatu malam pemilik tanah bermimpi diminta sepasang kakek dan nenek untuk menggali delapan kolam kecil untuk tempat mandi delapan Putri Tao. Setelah beliau menggali kolam tersebut, di kolam tersebut terisi air hangat. Dipercaya, air dari kolam ini memiliki efek penyembuhan. Bahkan katanya ada satu kolam yang bernama Air Putri Kasih dan jika cuci muka disitu, bakal dapat jodoh. Kereennn.... Jadi buat para jomblo yang kesulitan dapatin hati cewek, boleh dicoba nih.
Nama-nama kolamnya

Ada delapan kolam

Air Putri Laut
Tak lama setelah kolam tersebut selesai, katanya beberapa bagian tanah di situ runtuh dan terbukalah pintu goa. Menurut mimpi si pemilik tanah, goa tersebut menjadi tempat tinggal si kakek dan si nenek. Si Kakek di Goa Perak dan si Nenek di Goa Emas.

Hmm.. pisah ranjang nih kayaknya.

Setelah menjelaskan sedikit tentang Kolam Tao Delapan Putri, si bapak juga ngasi tau hal-hal yang harus ditaati saat ada di kawasan ini. Seperti tidak boleh berkata kasar, mengumpat dan memaki. Lalu tidak boleh membuang sampah sembarangan dan melakukan vandalisme dan jika ingin menggunakan air kolam harus seijin juru kunci serta jika ingin masuk ke dalam goa harus bersama pemandu. Btw untuk masuk ke dalam goa, perorangnya dipungut biaya Rp. 5000 aja.

Goa Perak

Setelah penjelasan tersebut si bapak pun mengajak kami untuk masuk ke dalam goa. Tapi Dina bilang dia tinggal di luar aja, serem katanya. Wajar sih, pintu masuknya kecil banget, lebih mirip lobang malahan. Beruntung saat kami mau masuk, datang dua pengunjung lain yang ingin ikutan masuk juga ke dalam goa. Jadi kami berempat pun segera memasuki Goa Perak ini.
Pintu masuk Goa Perak
Cukup sulit untuk masuk, karena harus jalan jongkok, tapi di dalam terdapat satu ruangan yang cukup tinggi dan pas untuk berdiri. Ketika cahaya senter disorotkan bapak pemandu, terlihat stalagtit-stalagtit yang menghiasi langit-langit goa. Dan sesuai dengan namanya, di dinding dan stalagtit tersebut nampak jelas butiran-butiran perak yang menempel dan bercahaya ketika disorot cahaya senter.
Ruangan di dalam Goa Perak

Perak-peraknya terlihat jelas

Bapak pemandu dan dua pengunjung lainnya
Meskipun terkagum-kagum melihat isi goa ini, kami nggak berlama-lama di dalam. Soalnya di dalam goa ini panas dan pengap banget. Udah kayak di dalam sauna aja. Sebentar saja di dalam, baju udah basah dengan keringat. Tak lama kami pun bergegas keluar dari Goa Perak dan menuju Goa Emas.

Goa Emas

Goa emas ini letaknya tepat di sebelah Goa Perak dan jaraknya paling cuma 7 meter doang. Pintu goanya lebih kecil lagi dari Goa Perak sehingga untuk masuk ke dalam kami hampir merangkak.
Pintu masuk Goa Emas
Setelah masuk ke dalam, barulah ada ruangan kecil yang cukup untuk 5 orang doang. Kembali si bapak pemandu menyorotkan lampu senternya. Dan kali ini aku kembali terpesona karena di dinding dan stalagtitnya terdapat butiran-butiran emas yang jelas banget terlihat dan berkilauan disorot cahaya senter.
Stalagtit di Goa Emas

Emasnya kelihatan jelas
Emasnya ada banyak cuy. Duh.. kalo Mr. Krab datang ke sini, bisa jadi dollar matanya. Tapi sejauh ini nggak ada pengunjung dan masyarakat sekitar yang berani untuk mengambil emas maupun peraknya sih. Soalnya kedua goa ini ada aura-aura mistisnya dan ada banyak sesajen di sekitar goa dan kolam.

Selain mistis, kedua goa ini juga sangat unik karena cuma terpisah beberapa meter aja tapi isinya beda, yang satu isinya perak yang satu malah berisi emas. Oh iya, jika di Goa Perak hawanya panas, di Goa Emas ini malah hawanya dingin, kayak pake AC. Unik banget lah.

Puas menikmati keunikan dan keindahan isi goa ini, kami pun segera keluar. Karena aku pun ingin melanjutkan petualangan dan kasian juga jika Dina menunggu terlalu lama di luar.

Yok Din.
Backpacker ganteng dan unyu di depan Goa Emas
Abaikan kaki yang kotor sehabis masuk goa

20 comments:

  1. Wah, kok gue liatnya agak horor ya? Itu emas beneran baru kali ini liat emas nempel di goa gituu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang horror kok Mas, apalagi ada banyak sesajen di sekitarnya, makin horror...

      Kayaknya beneran emas kok Mas, karena mirip banget ama emas.

      Delete
  2. Pintu masuk ke Goa Emas seperti memiliki wajah ya, ada mata da mulutnya...
    Btw, semoga kedepannya kolam2 tersebut direnovasi agar lebih bagus, eman-eman bisa menjadi pendapatan daerah juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget Mas, emang kayak wajah pintu goanya.

      Aamiin Mas, semoga lah pengelolanya bisa bikin yang lebih bagus dan lebih terawat.

      Delete
  3. Goa Emas kok kelihatan serem ya. Seperti muka orang gitu. Pantes nggak ada yang berani ambil emasnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, apalagi banyak sesajen juga di sini, makin serem deh.

      Delete
  4. salah fokus sama jangan cuci tangan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya jangan cuci tangan tanpa juru kunci Mas.

      Delete
  5. Wah serem tapi mengasyikan ya.. BTW sepertinya saya perlu kesana cuci muka nih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ke sini dong Mas, cuci muka yang banyak, biar dapat jodoh yang banyak. 🤣

      Delete
  6. Memang terlihat pintu goanya menyempit gitu ya, jadi harus lihai juga sampai posisi agak merangkak segala

    Btw asli ikut merasakan aura aura merindingnya euy

    Hihi

    Berarti di sana sudah cuci muka belom mas rud?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begitulah Mbak, kalo nggak hati-hati, kepala pun bisa bengkak kepentok pintu masuknya.

      Wah... Mbak belum masuk langsung, kalo masuk langsung, kecium bau-bau dupanya.

      Nggak ikutan cuci muka kok Mbak, takut ntar jadi makin tampan. 🤣

      Delete
  7. Keren ya goa-goanya. Cocok buat yang suka sama misteri-misteri :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cocok banget nih buat yang pemburu misteri, bisa tapa disini. 😂

      Delete
  8. Epic gitu, kayaknya sih dingin wkwk sebenernya di indo tuh banyak banget gua yg belom tereskpose yang keren-keren banget ternyata..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget tuh Mas, masih banyak daerah yang belum dijelajahi di Indonesia ini, padahal unik dan menarik.

      Delete
  9. Kolam yang buat enteng jodoh itu jadi semacam aplikasi kencan versi jadul ya. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha... Kayaknya bisa disebut gitu juga Mas. 🤣

      Delete
  10. masuk goanya ngeri ih, kecil2 bgt gitu pintunya.. itu yg di dalam emas beneran ya? wooow.. jangan2 banyak kandungan emas di dalamnya, secara sumatera itu kan nama lainnya swarnadwipa alias pulau emas..

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang kecil banget pintu masuknya Mas, sampe jongkok dan merangkak buat masuk.

      Beneran emas kok Mas, tapi nggak ada yang berani ngambil emasnya, serem katanya.

      Delete

Terima kasih telah berkunjung, silahkan berkomentar dengan sopan :)