| Air Terjun Sarasah Bunta |
Turut
berduka untuk para korban banjir bandang dan longsor di Sumatera. Semoga semua
yang terdampak cepat pulih, dan semoga para oknum perusak alam segera sadar
diri. Aamiin…
Brmmm…
brmmm…
Setelah
puas bermain di Air Terjun Akar Berayun, aku kembali memutar motor ke pertigaan
sebelumnya. Dari tadi aku penasaran karena ada banyak papan petunjuk arah yang
rasanya kayak lagi main open world dan harus milih quest.
Ke
kiri: Akar Berayun dan Sarasah Murai.
Ke
kanan: Kampung Eropa, Sarasah Luluih, dan tentu saja tujuan berikutku—Air
Terjun Sarasah Bunta.
Kampung
Eropa?
Skip.
Aku
masih punya mimpi ke Eropa beneran, bukan versi KW yang nanti malah bikin halu.
Wkwkwk…
Tak
sampai dua kilometer dari pertigaan tadi, aku tiba di area parkir Sarasah
Bunta. Parkirin si Beamoy, jalan kaki sebentar—serius, kurang dari seratus
meter—aku sudah bisa melihat air terjunnya yang jatuh tenang dari ketinggian.
Sarasah
Bunta terletak di Resort Bunta, Desa Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima
Puluh Koto. Air terjun ini berada di dalam kawasan Lembah Harau, salah satu
lembah terindah di Indonesia.
Dinamakan
“Sarasah Bunta” karena saat debit air sedang besar, jatuhan airnya terlihat
seperti beruntai-untai. Cantik banget.
| untaian jatuhan air terjunnya |
Air
terjunnya memang tidak setinggi Akar Berayun, tetapi punya pesona sendiri.
Tebing batu di kanan-kirinya berdiri gagah, seolah sedang memberi panggung
khusus untuk si air terjun. Dan yang paling menarik, tebing itu
berwarna-warni—lapisan jingga, coklat, sampai abu-abu—seperti lukisan alam yang
digores pakai kuas raksasa.
Di
tebing itu juga banyak pepohonan dan tanaman hijau yang tumbuh liar. Jujur, aku
kadang heran bagaimana tanaman-tanaman ini bisa hidup menempel di dinding batu
yang curam begitu. Skill mereka jelas di atas rata-rata—kayak tanaman versi
parkour. Wkwkwk. Tapi justru karena itulah pemandangannya jadi hidup. Airnya
turun melewati celah-celah sempit di antara tanaman hijau sebelum jatuh lurus
seperti benang air tipis yang elegan.
| Pesona Air Terjun Sarasah Bunta |
| Dikelilingi tebing tinggi |
Di
bawahnya terbentuk kolam alami dengan air jernih dan segar. Tempat ini sudah
dikelola cukup baik—kolamnya disemen rapi, warung tersedia buat ngisi perut,
toilet ada, ruang ganti oke, bahkan penyewaan ban pun tersedia untuk yang mau
berenang tapi takut tenggelam.
| Air terjunnya sudah dikelola dengan baik |
Duduk
sebentar sambil dengar suara air jatuh, melihat tebing tinggi yang dilapisi
pepohonan, rasanya… tenang banget. Kayak ada suara alam yang bilang:
“Bro… hidup itu jangan buru-buru amat.”
Dan
aku cuma bisa mengangguk kecil, menikmati damainya suasana Lembah Harau.
Info Singkat
Nama:
Air Terjun Sarasah Bunta
Lokasi:
Resort Bunta, Desa Tarantang, Kec. Harau, Kab. Lima Puluh Koto
Akses:
Parkir → jalan kaki < 100 meter
Fasilitas:
Warung, toilet, ruang ganti, kolam rapi, sewa ban
Cocok untuk:
Foto-foto, mandi, healing santai, pelarian sejenak dari rutinitas
![]() |
| Backpacker ganteng dan unyu di Sarasah Bunta |

Cantiknya, gambar kedua. Tumbuhan lumut warna oren itu, pertama kali saya lihat.
BalasHapusIya Mbak, mungkin dari jenis lumut yang berbeda.
HapusKalau lihat fotonya sepertinya air terjunnya tidak terlalu besar, itu ketinggian air terjunnya berapa meter?
BalasHapusIya Mas, debit airnya lagi kecil.
HapusKetinggiannya dibawah 50 atau 100 meter kayaknya Mas.
air terjunnya gak begitu deras ya mas?
BalasHapusIya Kak, debit airnya lagi kecil pas ke sana.
Hapustinggi juga air terjunnya mas, tapi gak begitu deras ya... kalo deras cakep banget itu...
BalasHapusIya Mas, pas ke sana katanya udah nggak hujan beberapa waktu, jadi debitnya kecil.
HapusBiarpun tidak terlalu besar air terjunnya tapi karena cantik pemandangan nya jadinya ramai ya bang. Syukurlah sudah dikelola dengan baik sehingga bisa menambah pendapatan daerah.
BalasHapusayuk mas Agus ke sana? nyari rongdo
HapusIni orang berdua ngga jauh dari Rondo..wkwkwk
HapusIya Mas, malah jadi tenang buat anak-anak berenang sebenarnya.
HapusWkwkwkwk... Malah nyari rondo
Air terjunnya terlihat kecil karena tembok tebingnya yg begitu gagah.
BalasHapusTanaman yg ditumbuh disitu bukan karena bisa parkour mas, tapi karena mereka terlahir sebagai wall clambing 😅
Bisa juga Mas, karena tebingnya besar sekali.
HapusWah, sudah DNA tumbuhannya kalo begitu ya 🤣
Turut berduka buat saudara" kita di Sumatra, semoga segera pulih kembali, saya tuh baru dua kali ke air terjun, air terjun sedudo di Nganjuk dan air terjun way lalaan di Lampung dan dua"nya sangat cantik, makanya liat air terjun ini udah pasti cantik walau belum liat langsung pun.
BalasHapusAamiin... Semoga lekas pulih bagi yang terdampak bencana.
HapusIya Mbak, tiap air terjun itu pasti punya sisi kecantikannya masing-masing
Menakjubkan ya
BalasHapusApalagi pepohonan atau tetumbuhan itu bisa tumbuh subur
Iya Mas, bisa di tebing yang begitu terjal
Hapuswow..... luar biasa Indahnya......
BalasHapusThank you for sharing
Sama-sama Mas.
HapusAir terjunnya cantik sekali. Fasilitas di tempat ini cukup memadai dan terlihat bersih. Pengunjung senang dan betah berada di sini. Yang penting semua disiplin menjaga kebersihan lingkungan ya, supaya area air terjun dan sekitarnya tetap terjaga dengan baik.
BalasHapusBener tuh Mbak, pengunjung harus bisa menjaga kebersihan juga.
Hapussy lebih tertarik melihat dinding batu tu...
BalasHapusseolah dipahat pada hal....
cantik sangat!
Iya Mbak, dipahat alam selama ribuan tahun katanya
HapusPemandangan alamnya menggugah hati sekali. Sampai cek berita, dan bersyukur area indah ini tidak termasuk daftar daerah yang terkena bencana. Semoga dijauhkan dari bahaya banjir ya
BalasHapusIya Mbak, syukurnya daerah ini aman. Semoga kita semua selalu dilindungi. Aamiin
HapusHave a nice day ....
BalasHapusMakasih Mas.🙏
HapusDi sini cocok untuk wisata keluarga. Apalagi bocils demen main air pakai ban bebek2an, anjing2an dll ya. Soalnya alirah si air terjunnya juga ga deras, kecil gituuuu kelihatannya.
BalasHapusIya Mbak, aman buat keluarga. 👍
HapusSamaaaa mas. Aku tuh paling ga suka DTG ke tempat wisata yg versi KW, kayak kampung eropa, atau bikin Eiffel palsu, Liberty palsu. Mendingan aku DTG langsung ke tempat asalnya drpd foto di depan KW 🤣. Kayak Indonesia kurang cakep aja, sampe perlu dibuat hal2 fake segala...
BalasHapusLihat aja air terjun ini. Kurang cantik apaaa coba. Yg beginiii aku paling suka, alami, dimintain sehingga nyaman buat turis.
Iya Mbak, padahal Indonesia tuh nggak kekurangan tempat indah kok. Ayo dong tunjukin keindahan dan keunikan kita sendiri, daripada ngejiplak punya orang.
HapusDi maintain maksudnya, bukan mintain 🤣
BalasHapus